OSTEOPOROSIS

Oleh : apt. Astry, S. Farm., M. Farm.

Definisi

Osteoporosis berasal dari kata osteo dan porous, osteo artinya tulang, dan porous berarti berlubang-lubang atau keropos. 
❖osteoporosis adalah tulang yang keropos, yaitu penyakit yang mempunyai sifat khas berupa massa tulangnya rendah atau berkurang, disertai gangguan mikroarsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat menimbulkan kerapuhan tulang. 
❖osteoporosis adalah kelainan kerangka, ditandai dengan kekuatan tulang yang mengkhawatirkan dan dipengaruhi oleh meningkatnya risiko patah tulang. 
❖kekuatan tulang merefleksikan gabungan dari dua faktor, yaitu densitas tulang dan kualitas tulang.


Anatomi & Fisiologi Tulang



Epidemiologi

Prevalensi osteoporosis pada Wanita 75 tahun adalah 90%. Rata-rata Wanita usia 75 telah kehilangan 25% tulang kortikalnya dan 40% trabekularnya. Dengan bertambahnya usia populasi ini insidensi fraktur 1,3 juta pertahun, nyeri, dan kecacatan yang berkaitan dengan nyeri selalu meningkat.

Patogenesis 
 


Jenis- jenis Osteoporosis

1. Tipe 1 (post Menoposal) Terdiri dari 15-20 tahun setelah menopause (53-75 tahun) 
2. Tipe II (Seline) Osteoporosis jenis ini dapat terjadi pada tiap kelompok umur 
3. Osteoporosis Sekunder Dialami oleh kurang dari 5% penderita osteoporosis, yang disebabkan oleh keadaan medis lainnya atau oleh obat-obatan 
4. Osteoporosis juvenile idiopatik Merupakan osteoporosis yang tidak diketahui penyebabnya 


Penyebab Osteoporosis Sekunder


 

Penegakan & Diagnosis

1. Anamnesis secara anamnesa mendiagnosis osteoporosis hanya dari tanda sekunder yang menunjang terjadi osteoporosis, seperti: 
a. Tinggi badan yang makin menurun 
b. Obat-obat 
c. Penyakit-penyakit yang diderita selama masa reproduksi, klimakterium 
d. Jumlah kehamilan dan menyusui e. Bagaimana keadaan haid selama masa reproduksi 
f. Apakah sering beraktivitas di luar rumah sehingga mendapat paparan matahari 
g. Apakah sering minum susu dan asupan kalsium lainnya 
h. Apakah sering merokok, minum alkohol. 
2. Pemeriksaan fisik Penderita (terutama wanita tua) biasanya datang dengan nyeri tulang terutama tulang belakang, bungkuk dan sudah menopause

Ciri- ciri

Fraktur umumnya terjadi Ketika penyakit ini sudah dalam tahap lanjut, dimana penipisan tulang yang parah dan kerusakan sdh terjadi. Pada tahap akhir gejala osteoporosis dapat meliputi: 
❑ Sakit Punggung 
❑ Nyeri tulang 
❑ Fraktur 
❑ Berkurangnya tinggi badan 


Klasifikasi Diagnosis Osteoporosis Berdasarkan T-score





Referensi:
Eastell, Richard; Clifford J. Rosen, Dennis M. Black, Angela M.    Cheung; M. Hassan Murad; and Dolores Shoback. 2022. Pharmacological Management of Osteoporosis in Postmenopausal Women: An Endocrine Society* Clinical Practice Guideline. Clinical Practice Guideline.  J Clin Endocrinol Metab, May 2019, 104(5):1595–1622. https://academic.oup.com/jcem

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT: Pengenalan Penggolongan Obat Pada Siswa-Siswi SD N 1 Dono Tulungagung

Kumpulan Soal Try Out UKAI (Ujian Kompetensi Apoteker) Bagian 1

Kumpulan Soal Try Out UKAI (Ujian Kompetensi Apoteker) Bagian 2